Aku mengutus Tania untuk menulis review pertamanya. Di blog inilah Tania bebas berkuasa, di blog inilah Tania bebas bercerita, dan di blog inilah Tania bebas berbagi cerca. Tentang film, buku, dan mungkin hal-hal lainnya.
Aku melepaskannya di sini, setelah selama ini memasungnya di kerangkeng jati diri. Ku harap ia dapat menjadi dirinya, menuliskan review dengan cara yang berbeda.
Kalau kalian pikir aku sakit jiwa, jawabannya tidak. Tania yang sakit jiwa. Kalau aku nyata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar